tutorial28 Oktober 2026

Cursor + WhatsApp: Pasang MCP Kirimi di mcp.json

Cursor MCP WhatsApp: pasang Kirimi di mcp.json global atau proyek, login OAuth, setujui tool, dan pilih remote atau stdio. Panduan per Oktober 2026.

Untuk memakai cursor mcp whatsapp, kamu cukup menambahkan satu entri kirimi ke file mcp.json Cursor dengan URL https://api.kirimi.id/mcp, lalu login lewat browser saat Cursor pertama kali terhubung. Setelah itu agent di Cursor bisa membaca inbox WhatsApp yang kamu izinkan, dan Cursor meminta persetujuanmu sebelum menjalankan tool.

Ringkasnya: Taruh konfigurasi di ~/.cursor/mcp.json (semua proyek) atau .cursor/mcp.json (satu proyek), login ke Kirimi di browser, lalu setujui tool satu per satu. Server remote tidak butuh API key; paket npm kirimi-mcp adalah alternatif untuk kasus tertentu dan mengirim pesan langsung.

MCP (Model Context Protocol) adalah standar terbuka yang membuat aplikasi AI bisa memanggil tool di sistem lain. Kalau kamu belum familier dengan konsepnya, baca dulu penjelasan MCP WhatsApp dan Kirimi. Artikel ini hanya membahas bagian Cursor.

Syarat akun dan versi Cursor

  • Akun Kirimi dengan paket Basic (Rp49.000/bulan) atau Pro (Rp99.000/bulan) per Oktober 2026. Konektor remote memakai fitur inbox chat, jadi paket Free dan Lite tidak bisa.
  • Minimal satu nomor WhatsApp yang sudah terhubung di dashboard Kirimi.
  • Cursor versi terbaru dengan dukungan MCP. Dokumentasi Cursor tidak menyebut syarat paket untuk fitur MCP.

Global atau per proyek: pilih lokasi mcp.json

Menurut dokumentasi MCP Cursor, ada dua lokasi dan keduanya memakai struktur yang sama:

LokasiBerlaku untukCocok kalau
~/.cursor/mcp.jsonSemua proyek di komputermuKamu ingin Kirimi tersedia di mana saja
.cursor/mcp.json di root proyekProyek itu sajaHanya satu repo yang perlu akses WhatsApp

Pilih global kalau Kirimi dipakai lintas proyek. Pilih proyek kalau file itu akan di-commit dan dipakai satu tim. Konfigurasi remote Kirimi tidak berisi secret, jadi aman ikut di-commit. Kalau nama server kirimi ada di kedua file, jangan heran melihat entri ganda; hapus salah satunya supaya jelas mana yang aktif.

Isi mcp.json untuk server Kirimi

Kunci paling atas harus mcpServers. Nama server (di sini kirimi) bebas, dan server remote cukup diberi url:

{
  "mcpServers": {
    "kirimi": {
      "url": "https://api.kirimi.id/mcp"
    }
  }
}

Kalau file sudah berisi server lain, tambahkan kirimi sebagai entri baru di dalam mcpServers yang sama, jangan membuat objek kedua. Simpan file, lalu buka Customize di sidebar Cursor dan pastikan server kirimi muncul dan toggle-nya aktif.

Format Cursor ini berbeda dari VS Code, yang memakai kunci servers. Kalau kamu pakai keduanya, lihat panduan VS Code dan GitHub Copilot.

Login OAuth dan jalan keluar kalau Cursor minta Client ID

OAuth adalah mekanisme login yang memberi aplikasi izin terbatas tanpa kamu menyerahkan password atau API key. Server Kirimi mendukung pendaftaran klien otomatis (dynamic client registration), jadi biasanya tidak ada Client ID yang perlu kamu salin.

  1. Setelah file disimpan, Cursor mencoba terhubung ke server. Saat butuh login, kamu akan diarahkan ke browser.
  2. Di halaman Kirimi, login dengan akunmu.
  3. Pilih izin yang ingin diberikan. Secara bawaan hanya inbox:read dan contacts:read yang aktif. Izin kirim pesan (messages:send) dan OTP (otp:send) harus kamu centang sendiri.
  4. Pilih nomor WhatsApp mana saja yang boleh diakses AI, lalu klik Izinkan.

Cursor di aplikasi desktop memakai redirect http://localhost:8787/callback, sedangkan alur web dan Cloud Agents memakai https://www.cursor.com/agents/mcp/oauth/callback. Server Kirimi menerima redirect https dan http ke localhost/127.0.0.1, jadi keduanya tidak bermasalah. Cloud Agents menyimpan sign-in terpisah dari aplikasi desktop, jadi login ulang kalau kamu memakainya.

Kalau Cursor tetap meminta Client ID, pendaftaran otomatis kemungkinan tidak berjalan di setup-mu. Dokumentasi Cursor menyediakan objek auth dengan CLIENT_ID untuk server yang tidak mendukung pendaftaran dinamis. Isi CLIENT_ID sesuai yang dijelaskan dokumen Cursor, lalu simpan dan nyalakan ulang toggle server. Rincian bentuk objeknya ikuti dokumen Cursor, bukan tebakan.

Persetujuan tool dan Run Modes Cursor

Dokumentasi Cursor menyatakan bahwa Cursor meminta persetujuan sebelum memakai tool MCP secara bawaan. Dokumen yang sama menyebut tool MCP mengikuti Run Modes yang berlaku untuk perintah terminal, jadi mode yang kamu pilih menentukan apa yang jalan otomatis. Mode dengan allowlist atau auto-run bisa melewati persetujuan manual. Untuk Kirimi, saran kami: biarkan persetujuan tetap aktif, setidaknya untuk tool yang mengirim.

Ada dua lapis pengaman yang berbeda, dan keduanya berjalan bersamaan:

  • Lapis Cursor: kamu menyetujui pemanggilan tool.
  • Lapis Kirimi: pengiriman pesan dibagi dua langkah. Langkah pertama hanya menghasilkan ringkasan dan token konfirmasi, sehingga belum ada pesan yang keluar. Pesan baru terkirim setelah confirm_send dipanggil, dengan token sekali pakai yang hangus dalam 10 menit. Detail alurnya ada di artikel pengantar.

Jadi sebelum ada pesan keluar, kamu melihat ringkasannya dulu. Server Remote Kirimi juga membatasi laju per koneksi: 10 pesan per menit dan 200 per jam untuk pengiriman. Pembahasan risiko yang lebih panjang ada di artikel keamanan AI membaca chat WhatsApp.

Perlu paket npm kirimi-mcp?

Untuk membaca inbox, pakai konfigurasi remote di atas. Paket npm kirimi-mcp (stdio) hanya untuk kebutuhan khusus dan mengirim langsung tanpa konfirmasi dari Kirimi; perbandingannya ada di panduan Claude Code.

Tombol Add to Cursor di dashboard

Halaman panduan di dashboard Kirimi (menu Integrasi, lalu "MCP untuk AI") menyediakan tombol deeplink satu klik untuk Cursor. Itu fitur dashboard Kirimi. Dokumentasi Cursor sendiri tidak mendokumentasikan format deeplink-nya, hanya tombol "Add to Cursor" untuk entri di Marketplace. Kalau tombol tidak bekerja di versi Cursor-mu, edit mcp.json secara manual seperti di atas.

Uji koneksi dengan satu prompt

  1. Buka Customize dan cek server kirimi aktif. Tool Kirimi seharusnya terdaftar di sana.
  2. Di chat agent, minta sesuatu yang hanya bisa dijawab dari inbox, misalnya: "Tampilkan 5 chat WhatsApp terakhir yang belum dibalas." Agent akan memanggil list_conversations dengan filter belum dibalas.
  3. Setujui pemanggilan tool saat Cursor memintanya, lalu cek hasilnya.
  4. Untuk mencoba pengiriman, minta agent menyiapkan pesan ke nomor milikmu sendiri. Baca ringkasannya sebelum menyetujui confirm_send.

Satu catatan: izin kirim hanya ada kalau kamu mencentang messages:send di halaman persetujuan. Kalau agent bilang tidak punya tool kirim, itu biasanya bukan galat.

Kalau server kirimi tidak muncul atau gagal

  • Server tidak muncul di Customize: periksa JSON valid dan kunci paling atas benar-benar mcpServers.
  • Tidak ada tool, atau login berulang: buka Output panel (Cmd+Shift+U) dan pilih "MCP Logs" dari dropdown untuk melihat pesan galatnya.
  • Browser tidak terbuka atau callback gagal: pastikan port 8787 (callback aplikasi desktop) tidak dipakai proses lain, lalu coba matikan dan nyalakan lagi toggle server.
  • Akses ditolak setelah login: cek paketmu. Konektor remote butuh Basic atau Pro.
  • Nomor tidak terlihat oleh AI: kamu mungkin tidak memilih nomor itu di halaman persetujuan. Cabut akses di Aplikasi Terhubung lalu hubungkan ulang.
  • Kena batas laju: baca maksimal 60 per menit dan tulis 20 per menit per koneksi. Tunggu sebentar.

Mencabut akses kapan saja bisa dilakukan di Pengaturan, tab Aplikasi Terhubung (tombol "Cabut akses", khusus akun pemilik).

Pakai tool coding lain? Lihat setup Claude Code dari terminal. Windsurf memakai kunci serverUrl untuk URL remote; langkah lengkapnya ada di panduan dashboard.

Mulai dari dashboard Kirimi

Daftar di dash.kirimi.id/register, aktifkan paket Basic atau Pro, lalu buka dash.kirimi.id/integrations/mcp untuk panduan per aplikasi. Kirimi belum menyatakan pengujian khusus untuk Cursor, jadi langkah di atas bersumber dari dokumentasi Cursor per Oktober 2026.

Pertanyaan yang sering diajukan

Di mana file mcp.json Cursor disimpan?

Ada dua lokasi: ~/.cursor/mcp.json untuk semua proyek, dan .cursor/mcp.json di root proyek untuk satu proyek saja. Keduanya memakai kunci mcpServers per dokumentasi Cursor.

Apakah Kirimi MCP di Cursor butuh API key?

Konfigurasi remote dengan url https://api.kirimi.id/mcp tidak butuh API key. Kamu login lewat OAuth di browser dan memilih izin serta nomor yang boleh diakses. API key (user_code dan secret) hanya dipakai paket npm kirimi-mcp.

Apakah Cursor meminta persetujuan sebelum tool dijalankan?

Menurut dokumentasi Cursor, ya, secara bawaan Cursor meminta persetujuan sebelum memakai tool MCP. Perilakunya mengikuti Run Modes yang kamu pilih. Di sisi Kirimi, pengiriman pesan juga butuh konfirmasi dua langkah.

Paket Kirimi apa yang dibutuhkan?

Per Oktober 2026, konektor remote tersedia untuk paket Basic (Rp49.000/bulan) dan Pro (Rp99.000/bulan) karena memakai fitur inbox chat. Paket Free dan Lite tidak mendukungnya.

Apa bedanya remote dengan kirimi-mcp stdio?

Remote bisa membaca inbox dan mengirim lewat konfirmasi dua langkah. Paket kirimi-mcp berjalan lokal dengan user_code dan secret, tidak bisa membaca inbox, dan mengirim langsung tanpa konfirmasi dari Kirimi, jadi gunakan dengan hati-hati.

Apa yang dilakukan kalau Cursor meminta Client ID?

Kemungkinan pendaftaran klien otomatis tidak berjalan di setup-mu. Dokumentasi Cursor menjelaskan cara memakai objek auth dengan CLIENT_ID untuk kasus itu. Ikuti dokumen Cursor dan jangan berasumsi Client ID tidak pernah diperlukan.

Sumber

Bagikan artikel ini

Siap otomatisasi WhatsApp bisnis Anda?

Mulai gratis, tanpa kartu kredit. Setup dalam 5 menit.

Coba Gratis Sekarang

Butuh bantuan?

Tim CS siap membantu via WhatsApp

Chat CS