Untuk memakai Gemini CLI MCP dengan WhatsApp, kamu daftarkan server MCP Kirimi lewat satu perintah, lalu login lewat OAuth dari dalam Gemini CLI. Setelah itu Gemini bisa membaca percakapan, mencari kontak, dan menyiapkan balasan dari inbox WhatsApp yang terhubung ke Kirimi.
Ringkasnya: jalankan
gemini mcp add --transport http -s user kirimi https://api.kirimi.id/mcp, lalu/mcp auth kirimidi mesin yang punya browser. Butuh paket Kirimi Basic atau Pro per Oktober 2026. Langkah mengikuti dokumentasi resmi Gemini CLI; Kirimi belum mengujinya langsung.
Ini Gemini CLI atau aplikasi Gemini?
Artikel ini membahas Gemini CLI, alat baris perintah untuk developer, bukan aplikasi Gemini di gemini.google.com. Banyak orang mencari "Gemini WhatsApp" dan mendarat di dua hal yang berbeda. Untuk aplikasi Gemini konsumen, Google punya fitur aplikasi kustom yang menerima URL server MCP, tetapi dengan batasan yang bisa berubah. Cek halaman bantuan Google untuk kondisi terbaru; artikel ini tidak membahasnya dan Kirimi belum mencobanya.
MCP (Model Context Protocol) adalah standar terbuka yang memungkinkan aplikasi AI memanggil alat di luar dirinya, misalnya membaca inbox. Gambaran umumnya ada di panduan MCP WhatsApp Kirimi.
Apakah Gemini CLI masih berlaku?
Halaman dokumentasi Gemini CLI memuat banner bahwa Gemini CLI digantikan oleh Antigravity CLI pada 18 Juni 2026, dengan keterangan untuk pengguna tier tanpa bayar dan Google One. Banner lain menyebut Gemini CLI belum dioptimalkan untuk model Gemini 4 Argon. Kami menyampaikannya apa adanya: dokumentasi Gemini CLI masih online dan perintahnya masih terdokumentasi, tetapi status akunmu tergantung tier yang kamu pakai. Cek banner di dokumentasi Gemini CLI sebelum mulai.
Jika kamu pindah ke Antigravity CLI, konfigurasinya berbeda. Dokumentasi Antigravity memakai kunci serverUrl di ~/.gemini/config/mcp_config.json dan tidak mendukung httpUrl (kunci url juga diterima di sana). Ikuti dokumentasi MCP Antigravity untuk detailnya.
Bagaimana menambahkan Kirimi ke Gemini CLI?
Siapkan dulu akun Kirimi dengan paket Basic (Rp49.000/bulan) atau Pro (Rp99.000/bulan) per Oktober 2026, dengan minimal satu nomor WhatsApp terhubung. Server remote Kirimi memakai OAuth, yaitu login lewat browser tanpa menyalin API key. Setelah itu:
- Tambahkan server dari terminal:
gemini mcp add --transport http -s user kirimi https://api.kirimi.id/mcp - Buka Gemini CLI, lalu jalankan login:
/mcp auth kirimi - Browser terbuka di halaman login Kirimi. Masuk, pilih izin dan nomor yang boleh diakses AI, lalu setujui.
- Kembali ke terminal dan jalankan
/mcpuntuk memastikan statusnya CONNECTED.
Opsi -s user menyimpan konfigurasi di ~/.gemini/settings.json sehingga berlaku di semua proyek. Tanpa opsi itu, default-nya scope project dan file ditulis ke .gemini/settings.json di folder kerja.
Kenapa login harus di mesin yang sama?
Menurut dokumentasi, Gemini CLI membuka browser dan menunggu redirect ke http://localhost:<port-acak>/oauth/callback. Karena itu browser dan CLI harus berada di mesin yang sama. Cara ini tidak jalan di lingkungan headless, sesi SSH tanpa X11 forwarding, atau container tanpa browser. Kirimi menerima redirect https dan http ke localhost, jadi alurnya sesuai.
httpUrl atau url di settings.json?
Jika kamu lebih suka mengedit file sendiri, perbedaan satu kunci ini sering jadi sumber galat. Dokumentasi Gemini CLI menjelaskan tiga kunci transport:
| Kunci | Transport | Untuk Kirimi |
|---|---|---|
httpUrl | Streamable HTTP | Pakai ini |
url | SSE | Jangan |
command | Stdio (proses lokal) | Bukan untuk server remote |
Isi ~/.gemini/settings.json yang setara dengan perintah di atas:
{
"mcpServers": {
"kirimi": {
"httpUrl": "https://api.kirimi.id/mcp"
}
}
}
Menulis url berarti Gemini CLI memperlakukan endpoint sebagai SSE, sehingga koneksi ke server Streamable HTTP seperti Kirimi tidak akan cocok.
Bagaimana dengan opsi trust?
Dokumentasi menyebut trust (default false) melewati semua konfirmasi pemanggilan tool untuk server itu. Biarkan default untuk Kirimi, supaya konfirmasi pemanggilan tool tetap muncul. Ini lapisan tambahan di atas konfirmasi dua langkah Kirimi untuk pengiriman pesan.
Apa yang bisa dilakukan Gemini setelah terhubung?
Setelah status CONNECTED, Gemini bisa membaca inbox dan menyiapkan balasan, sedangkan pengiriman tetap dua langkah dan menunggu persetujuanmu. Contoh prompt siap pakai ada di 10 prompt asisten AI untuk rangkum chat WhatsApp belum dibalas. Soal risiko isi pesan pelanggan, baca artikel keamanan AI baca chat WhatsApp.
Bagaimana memverifikasi dan mengatasi masalah?
- Cek status:
/mcpdi dalam Gemini CLI menampilkan server, status CONNECTED atau DISCONNECTED, dan daftar tool. Dari shell,gemini mcp listmenampilkan ringkasannya. - Status DISCONNECTED atau 401: jalankan
/mcp auth kirimilagi. Dokumentasi menyarankan autentikasi ulang saat token kedaluwarsa. Token akses Kirimi berlaku 1 jam dan refresh 60 hari. - Browser tidak terbuka: kamu kemungkinan berada di SSH atau container. Pindah ke mesin dengan browser.
- Tool tidak muncul: periksa kunci
httpUrl(bukanurl) dan pastikan paket Kirimi kamu Basic atau Pro. - Cabut akses: buka Aplikasi Terhubung di dashboard Kirimi dan klik "Cabut akses".
Untuk alat terminal lain, lihat Claude Code + WhatsApp. Untuk editor, lihat Cursor + WhatsApp dan VS Code + GitHub Copilot. Kalau kamu lebih nyaman di aplikasi Claude, ada panduan hubungkan WhatsApp ke Claude.
Langkah berikutnya
Kalau akun Kirimi dengan paket Basic atau Pro dan nomor WhatsApp terhubung sudah siap, jalankan perintah gemini mcp add di atas sekarang. Belum punya akun? Daftar di dash.kirimi.id/register. Panduan per aplikasi ada di dash.kirimi.id/integrations/mcp.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah aplikasi Gemini di gemini.google.com bisa dihubungkan ke WhatsApp lewat Kirimi?
Artikel ini tidak membahas aplikasi Gemini konsumen. Google punya fitur aplikasi kustom berbasis URL server MCP di aplikasi Gemini, tetapi ketersediaannya dibatasi dan bisa berubah. Cek halaman bantuan Google untuk kondisi terbaru. Kirimi belum menguji jalur itu.
Apa bedanya httpUrl dan url di settings.json Gemini CLI?
Menurut dokumentasi Gemini CLI, httpUrl memakai transport Streamable HTTP, sedangkan url memakai SSE. Endpoint Kirimi (https://api.kirimi.id/mcp) memakai Streamable HTTP, jadi pakai httpUrl. Perintah gemini mcp add --transport http menulis kunci yang benar untukmu.
Kenapa /mcp auth kirimi gagal saat saya terhubung lewat SSH?
Login OAuth membuka browser di mesin tempat Gemini CLI berjalan, lalu menerima redirect ke localhost. Dokumentasi menyebut cara ini tidak jalan di lingkungan headless, sesi SSH tanpa X11 forwarding, atau container tanpa browser. Jalankan login di mesin yang punya browser.
Apakah Gemini CLI masih bisa dipakai?
Banner di dokumentasi Gemini CLI menyatakan Gemini CLI digantikan Antigravity CLI pada 18 Juni 2026 untuk pengguna tier tanpa bayar dan Google One. Cakupan untuk tier lain tidak dijelaskan di banner itu, jadi cek akunmu sendiri di dokumentasi Google.
Di mana Gemini CLI menyimpan token OAuth Kirimi?
Berdasarkan riset kami atas dokumentasi dan sumber komunitas, token OAuth Gemini CLI disimpan di file ~/.gemini/mcp-oauth-tokens.json di mesin tempat kamu login. Karena itu, jangan menyalin folder ~/.gemini ke mesin lain atau ke repositori. Untuk mencabut akses, klik "Cabut akses" di Aplikasi Terhubung pada dashboard Kirimi.
Boleh memakai nama server dengan garis bawah, misalnya kirimi_wa?
Sebaiknya jangan. Dokumentasi Gemini CLI menyarankan menghindari garis bawah pada nama server. Pakai nama sederhana seperti kirimi, sama seperti di perintah gemini mcp add pada artikel ini.
