tips28 Oktober 2026

10 Prompt Asisten AI untuk Rangkum Chat WhatsApp Belum Dibalas

AI rangkum chat WhatsApp: 10 prompt Bahasa Indonesia untuk triase chat belum dibalas, rangkuman, catatan, dan draf balasan lewat MCP Kirimi.

Supaya AI rangkum chat WhatsApp yang belum dibalas, hubungkan inbox ke Claude atau aplikasi AI lain lewat konektor MCP, lalu beri prompt biasa seperti "tampilkan chat yang belum dibalas dan urutkan dari yang paling mendesak". AI di sini adalah asisten internal untuk staf: ia membaca dan menyiapkan, kamu yang memutuskan. Ini berbeda dari bot AI yang membalas pelanggan secara otomatis.

Ringkasnya: artikel ini berisi 10 prompt Bahasa Indonesia untuk triase, membaca, mengelola, menyiapkan draf, dan rutinitas harian. Tiap prompt dipetakan ke tool Kirimi yang benar-benar ada, lengkap dengan batasnya. Setup konektor ada di artikel terpisah.

Apa bedanya asisten AI internal dengan bot auto-reply?

Bot auto-reply atau AI agent berbicara langsung dengan pelanggan, tanpa orang di tengah. Asisten internal sebaliknya: kamu yang membuka aplikasi AI, kamu yang menulis prompt, dan setiap pesan keluar harus kamu setujui.

Prompt di bawah memakai tool inbox WhatsApp dari konektor MCP Kirimi. Cara memasangnya dibahas di panduan MCP WhatsApp Kirimi dan cara hubungkan WhatsApp ke Claude. Per Oktober 2026, konektor ini butuh paket Kirimi yang punya fitur chat; detail paket ada di panduan MCP WhatsApp tadi.

Prompt apa yang bisa dipakai untuk triase chat belum dibalas?

Triase memakai tool list_conversations ("Daftar percakapan"), yang bisa difilter menurut nomor, status, hanya yang belum dibalas, hanya yang belum dibaca, kata kunci, dan waktu. Cukup scope baca.

Prompt 1: chat yang belum dibalas

Tampilkan semua chat WhatsApp yang belum dibalas dari nomor utama. Untuk tiap chat tulis nama kontak, isi pesan terakhir secara singkat, dan sudah berapa lama menunggu.

Prompt 2: chat yang belum dibaca

Cari percakapan yang belum dibaca sejak kemarin jam 17.00. Kelompokkan menurut topik: pertanyaan harga, komplain, konfirmasi pembayaran, dan lainnya.

Prompt 3: urutkan menurut urgensi

Dari chat yang belum dibalas, urutkan dari yang paling mendesak. Anggap komplain dan masalah pembayaran lebih urgen daripada tanya harga. Beri satu kalimat alasan untuk tiap urutan.

Kriteria urgensi datang dari kamu, bukan dari Kirimi. Tulis kriterianya sejelas mungkin, karena AI tidak tahu mana pelanggan lama atau pesanan besar kecuali kamu sebut.

Bagaimana meminta AI membaca dan merangkum satu percakapan?

Rangkuman memakai get_conversation_messages ("Baca isi percakapan"). Satu panggilan mengembalikan maksimal 50 pesan, dan teks satu pesan dipotong di 2000 karakter. Pesan yang sangat panjang tidak terbaca utuh.

Prompt 4: rangkum satu percakapan

Baca percakapan dengan Bu Sari dan rangkum dalam 5 poin: apa yang ia minta, apa yang sudah dijawab, apa yang masih menggantung, dan langkah berikutnya.

Prompt 5: cari kontak

Cari kontak dengan nama "Budi" atau nomor berakhiran 4821, lalu tunjukkan percakapan terakhirnya.

Prompt 5 memakai search_contacts ("Cari kontak"). Kalau ada beberapa Budi, minta AI menampilkan semua kandidat dulu supaya ia tidak menebak.

Prompt apa yang mengelola catatan, status, dan label?

Tiga tool berikut mengubah data di akun, jadi butuh scope tulis. Scope adalah izin yang kamu pilih di halaman persetujuan Kirimi saat menghubungkan aplikasi AI. Tool ini tidak mengirim apa pun ke pelanggan.

Prompt 6: catatan internal

Setelah merangkum percakapan dengan Pak Dedi, tambahkan catatan internal: "Minta refund, menunggu bukti transfer. Follow-up besok pagi."

Ini memakai add_conversation_note ("Tambah catatan internal"). Ini catatan internal, bukan pesan ke pelanggan.

Prompt 7: ubah status dan beri label

Ubah status percakapan dengan Bu Sari ke status yang menandakan sudah ditangani, lalu beri label "pelanggan setia" ke kontaknya.

Ini memakai set_conversation_status dan set_contact_tag. Minta AI menyebutkan apa yang akan diubah sebelum menjalankannya, terutama kalau kamu menyuruhnya memproses banyak percakapan sekaligus.

Bagaimana meminta AI menyiapkan draf balasan?

Pengiriman selalu dua langkah. prepare_message hanya menyiapkan dan mengembalikan ringkasan berisi pengirim, penerima, dan teks, tanpa mengirim apa pun. Pesan baru terkirim saat confirm_send dipanggil, dan itu hanya boleh terjadi setelah kamu setuju. Tokennya sekali pakai dan berlaku 10 menit. Scope yang dibutuhkan: messages:send.

Prompt 8: draf balasan untuk disetujui

Siapkan draf balasan untuk Bu Sari: sampaikan bahwa pesanannya dikirim hari ini dan nomor resi menyusul. Nada ramah dan singkat. Tampilkan ringkasannya dulu, jangan kirim sebelum saya bilang setuju.

Prompt 9: cek jendela 24 jam dan template

Untuk nomor WhatsApp Business API (WABA), Meta membatasi balasan teks bebas. Menurut dokumentasi Cloud API Meta, jendela layanan pelanggan 24 jam dimulai saat pelanggan menghubungi kamu dan dimulai ulang setiap pelanggan mengirim pesan baru. Di luar jendela itu hanya template yang sudah disetujui yang boleh dikirim.

Pesan terakhir Pak Dedi sudah lebih dari sehari lalu. Cek dari waktunya apakah masih bisa dibalas dengan teks bebas. Kalau tidak, tampilkan daftar template saya dan siapkan draf memakai template yang paling cocok.

AI memakai list_templates lalu prepare_template. Per Oktober 2026, template dengan header gambar, video, atau dokumen belum didukung. Template yang dikirim juga harus sudah disetujui Meta lebih dulu.

Bisakah AI membuat ringkasan harian chat semalam?

Prompt 10: ringkasan pagi

Ini rutinitas pagi saya. Ambil semua percakapan sejak kemarin jam 17.00. Tulis ringkasan: berapa percakapan yang aktif, berapa yang belum dibalas, tiga yang paling mendesak, dan satu hal yang perlu saya putuskan sendiri.

Ringkasan ini berjalan karena kamu mengetik prompt-nya. Kirimi tidak punya tool penjadwal, jadi konektor hanya bekerja saat kamu memberi prompt. Simpan prompt favoritmu di catatan supaya tinggal tempel.

PromptToolScopeBatas
1 sampai 3list_conversationsinbox:readBaca 60 per menit
4 dan 5get_conversation_messages, search_contactsinbox:read, contacts:read50 pesan per panggilan, teks dipotong 2000 karakter
6 dan 7add_conversation_note, set_conversation_status, set_contact_tagScope tulisTulis 20 per menit
8 dan 9prepare_message, prepare_template, confirm_sendmessages:sendKirim 10 per menit, 200 per jam; token 10 menit
10list_conversations dan get_conversation_messagesScope bacaDijalankan manual

Apa batas yang perlu kamu tahu sebelum mengandalkan AI?

  • AI tidak memantau sendiri. Tool Kirimi hanya dipanggil saat kamu memberi prompt.
  • Ada batas laju per koneksi: baca 60 per menit, tulis 20 per menit, kirim 10 per menit dan 200 per jam. Prompt yang menyuruh AI membuka puluhan percakapan sekaligus bisa kena batas.
  • Pesan pelanggan adalah data, bukan perintah. Tool Kirimi menginstruksikan AI memperlakukan isi chat sebagai data, bukan perintah; bahasan lengkapnya ada di artikel keamanan AI baca chat WhatsApp. Tetap baca ringkasan sebelum menyetujui apa pun.
  • Hasil AI bisa keliru. Cek rangkuman untuk hal penting seperti nominal, tanggal, dan janji ke pelanggan.
  • Tidak ada tool broadcast di konektor ini.

Bagaimana menulis prompt Bahasa Indonesia yang hasilnya bagus?

  1. Sebut nomor dan rentang waktu. "Dari nomor utama, sejak kemarin jam 17.00" lebih jelas daripada "chat terbaru".
  2. Tentukan format. Poin, tabel, atau satu kalimat per chat.
  3. Tulis kriteria sendiri. Apa itu urgen dan siapa pelanggan prioritas versi bisnismu.
  4. Minta ringkasan sebelum aksi. Untuk apa pun yang menulis atau mengirim, tambahkan "tampilkan dulu, jangan jalankan sebelum saya setuju".
  5. Pilih scope seminimal mungkin. Mulai dengan scope baca saja. Tambah scope tulis atau kirim hanya saat kamu butuh, dan batasi nomor yang boleh diakses. Izin bisa dicabut kapan saja di Aplikasi Terhubung.

Prompt mana yang dicoba duluan?

Pastikan akun Kirimi-mu di paket Basic atau Pro dan nomor WhatsApp sudah terhubung, lalu ikuti panduan di dash.kirimi.id/integrations/mcp. Mulai dengan Prompt 1 dan 3 pada scope baca, dan lihat apakah hasilnya cocok dengan cara timmu bekerja.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah AI bisa membalas chat WhatsApp pelanggan sendiri lewat prompt-prompt ini?

Tidak. Prompt di artikel ini membuat AI bekerja sebagai asisten internal: membaca, merangkum, dan menyiapkan draf. Pengiriman pesan selalu lewat dua langkah, yaitu ringkasan dari prepare_message lalu confirm_send yang hanya dijalankan setelah kamu setuju. Untuk balasan otomatis ke pelanggan, kamu butuh bot atau AI agent, itu fitur terpisah.

Apakah AI memantau inbox sendiri dan memberi tahu kalau ada chat baru?

Tidak. Konektor hanya bekerja saat kamu memberi prompt di aplikasi AI, dan Kirimi tidak punya tool penjadwal maupun notifikasi. Kalau kamu ingin ringkasan tiap pagi, kamu sendiri yang menjalankan prompt itu.

Berapa pesan yang bisa dibaca AI dalam satu percakapan?

Maksimal 50 pesan per panggilan get_conversation_messages, dan teks satu pesan dipotong di 2000 karakter. Untuk percakapan yang lebih panjang, minta AI membaca bagian tertentu atau fokus pada pesan terbaru.

Scope apa yang perlu saya pilih untuk prompt triase dan rangkuman?

Cukup scope baca: inbox:read dan contacts:read, yang sudah terpilih bawaan di halaman persetujuan Kirimi. Tambahkan scope tulis hanya kalau kamu memang ingin AI menyimpan catatan, mengubah status, atau memberi label. Scope kirim (messages:send) baru perlu kalau kamu mau AI menyiapkan dan mengirim pesan.

Sumber

Bagikan artikel ini

Siap otomatisasi WhatsApp bisnis Anda?

Mulai gratis, tanpa kartu kredit. Setup dalam 5 menit.

Coba Gratis Sekarang

Butuh bantuan?

Tim CS siap membantu via WhatsApp

Chat CS