tips28 Oktober 2026

Contoh Pesan WhatsApp Pesanan Diproses di WooCommerce

Contoh pesan WhatsApp pesanan diproses WooCommerce, selesai, dan dibatalkan: teks siap salin dengan placeholder Kirimi, plus catatan Perangkat vs WABA.

Contoh pesan WhatsApp pesanan diproses WooCommerce yang baik pendek dan berisi empat hal: sapaan dengan nama pembeli, nomor order, ringkasan barang atau total, dan tautan ke halaman order. Pesan untuk status Selesai dan Dibatalkan memakai kerangka yang sama dengan isi berbeda. Di bawah ini ada teks siap salin untuk ketiga status, ditulis dengan placeholder Kirimi.

Ringkasnya: Satu status, satu pesan, satu keperluan: kabar pembayaran masuk untuk Processing, penutup untuk Completed, penjelasan netral untuk Cancelled. Lewat Perangkat kamu bebas menulis teks, lewat WABA pesan harus berupa template yang disetujui Meta.

Apa yang membuat pesan status pesanan jelas?

Pembeli membuka pesan status dengan satu pertanyaan: "pesananku bagaimana sekarang?". Jawab itu di kalimat pertama, lalu beri satu langkah berikutnya. Contoh toko di artikel ini adalah "Toko Kaos Nusantara".

  • Sebut nomor order di awal, supaya pembeli yang punya beberapa pesanan tidak bingung.
  • Tulis status dengan bahasa pembeli ("pembayaran kami terima"), bukan istilah admin ("status berubah ke Processing").
  • Cantumkan satu tautan saja, ke halaman order.
  • Jangan menjanjikan tanggal sampai kalau kamu tidak mengontrolnya. Kurir yang menentukan.

Arti status mengikuti dokumentasi resmi WooCommerce. Processing berarti pembayaran sudah diterima, stok sudah dikurangi, dan pesanan menunggu dipenuhi. Completed berarti pesanan sudah dipenuhi dan tidak perlu tindakan lagi. Cancelled berarti pesanan dibatalkan admin atau pelanggan, atau otomatis oleh WooCommerce saat batas Hold stock habis. Penjelasan lengkap semua status ada di artikel status pesanan WooCommerce dan notifikasi WhatsApp.

Placeholder apa yang dipakai di contoh ini?

Contoh di bawah memakai placeholder Kirimi: {{customer_name}}, {{store_name}}, {{total}}, {{order_name}}, {{order_url}}, dan {{items}}. Cara kerja placeholder dan tabel contoh tampilannya dibahas di contoh pesan WhatsApp untuk checkout Shopify ditinggalkan. Isi "Nama toko" di pengaturan Kirimi supaya {{store_name}} tidak berisi domain.

Seperti apa contoh pesan untuk status Diproses, Selesai, dan Dibatalkan?

Processing (Diproses)

Dikirim saat pembayaran masuk. Tujuannya menenangkan pembeli bahwa uangnya sudah diterima.

Halo {{customer_name}}, pembayaran untuk pesanan {{order_name}} di {{store_name}} sudah kami terima. Pesananmu sedang kami siapkan.
Barang: {{items}}
Total: {{total}}
Detail pesanan: {{order_url}}

Completed (Selesai)

Dikirim saat statusmu menjadi Completed. Karena WooCommerce hanya menyebut pesanan "sudah dipenuhi", sesuaikan kalimatnya dengan kebiasaan tokomu mengubah status itu, apakah saat barang dikirim atau saat diterima.

Halo {{customer_name}}, pesanan {{order_name}} dari {{store_name}} sudah selesai kami proses. Kalau ada yang kurang atau tidak sesuai, balas pesan ini dan kami bantu cek. Detail pesanan: {{order_url}}

Cancelled (Dibatalkan)

Dikirim saat order berubah menjadi Cancelled. Penyebabnya bisa admin, pelanggan, atau batas waktu pembayaran, jadi jangan menyebut siapa yang salah.

Halo {{customer_name}}, pesanan {{order_name}} di {{store_name}} sudah dibatalkan. Kalau pembatalan ini tidak kamu minta atau kamu masih ingin barangnya, balas pesan ini dan kami bantu pesan ulang. Detail pesanan: {{order_url}}

Bagaimana dengan pesanan yang belum dibayar?

Itu bukan notifikasi status. Contoh teks pengingat untuk order Pending payment atau On hold ada di pengingat pembayaran transfer bank WooCommerce.

Apa bedanya teks untuk Perangkat dan WABA?

Lewat Perangkat kamu menulis teks bebas, jadi contoh di atas bisa langsung dipakai. Lewat WABA pesan harus berupa template teks biasa yang disetujui Meta, dengan tautan order di badan pesan. Detail kategori template, biaya, dan batasannya ada di artikel contoh pesan checkout Shopify.

Apa yang tidak bisa dikirim otomatis?

Notifikasi status di Kirimi hanya untuk tiga status: Processing, Completed, dan Cancelled. Tidak ada pesan nomor resi otomatis, dan tidak ada alur konfirmasi COD. Kalau kamu ingin pembeli tahu nomor resi, tulis di catatan manual atau kirim sendiri. Jangan menaruh janji "resi menyusul otomatis" di teks status.

Bagaimana mengaktifkan dan menguji pesan ini di Kirimi?

Di Kirimi, buka Integrasi, pilih WooCommerce, lalu aktifkan toggle untuk status yang kamu mau dan isi teks atau template tiap status. Setiap status punya toggle dan teks sendiri. Setelah toko tersambung lewat tiga webhook (Order created, Order updated, Order deleted), langkahnya ada di panduan hubungkan WooCommerce ke WhatsApp lewat webhook.

  1. Buat order uji di tokomu dengan nomor WhatsApp milikmu sendiri (format 08xx atau +628xx).
  2. Ubah status order dari Pending payment ke Processing di WooCommerce, lalu cek pesan masuk di WhatsApp.
  3. Ulangi untuk Completed dan Cancelled.
  4. Buka "Riwayat pengingat" di Kirimi dan lihat statusnya (Terkirim, Dilewati, atau Gagal) beserta alasannya.

Dua hal yang sering membuat pesan tidak masuk: pesan yang jatuh antara pukul 21:00 dan 07:59 WIB baru dikirim pukul 08:00 sampai 08:30 WIB, dan order yang sudah lebih dari 24 jam saat toko disambungkan tidak memicu notifikasi status. Nomor non-Indonesia dan telepon rumah juga dilewati.

Integrasi toko tersedia di paket berbayar Kirimi (Lite, Basic, Pro), mulai Rp29.000 per bulan untuk Lite per Oktober 2026. Daftar di dash.kirimi.id, lalu ikuti panduan integrasi WooCommerce (video 3 menit).

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa isi pesan WhatsApp yang pas untuk pesanan berstatus Processing?

Konfirmasi bahwa pembayaran sudah diterima, sebut nomor order, ringkasan barang, total, dan tautan ke halaman order. Di WooCommerce, Processing berarti pembayaran sudah masuk dan stok sudah dikurangi, jadi pesannya cukup mengabarkan bahwa pesanan mulai disiapkan.

Apakah status Completed di WooCommerce berarti barang sudah sampai?

Tidak otomatis. WooCommerce mendefinisikan Completed sebagai pesanan yang sudah dipenuhi, dan kapan kamu mengubahnya ke status itu tergantung kebiasaan tokomu: saat barang dikirim atau saat diterima. Tulis pesan Selesai sesuai kebiasaan itu, dan jangan menjanjikan hal yang tidak dipastikan statusnya, misalnya barang sudah tiba.

Haruskah pesan pesanan dibatalkan berisi permintaan maaf?

Cukup informasi yang jelas: pesanan mana yang dibatalkan, alasan singkat bila kamu tahu, dan apa yang bisa dilakukan pembeli berikutnya. Permintaan maaf panjang tidak perlu. Di WooCommerce, Cancelled bisa dipicu admin, pelanggan, atau batas waktu pembayaran, jadi hindari menyalahkan pembeli.

Apakah placeholder seperti {{order_name}} dan {{order_url}} berlaku di semua platform?

Tidak. Itu placeholder milik Kirimi, yang diganti otomatis dengan data order saat pesan dikirim. Platform lain memakai penulisan variabel sendiri. Daftar placeholder Kirimi: {{customer_name}}, {{store_name}}, {{total}}, {{order_name}}, {{order_url}}, dan {{items}}.

Apa bedanya teks untuk Perangkat dan untuk WABA?

Lewat Perangkat (nomor WhatsApp yang disambungkan dengan QR), kamu menulis teks bebas. Lewat WABA, pesan harus memakai template yang disetujui Meta, dan template status pesanan masuk akal dikategorikan utility. Template dengan header gambar, video, dokumen, atau tombol tautan bervariabel belum didukung di integrasi Kirimi.

Bisakah saya mengirim pesan nomor resi dari status WooCommerce?

Tidak lewat integrasi Kirimi saat ini. Notifikasi status hanya untuk Processing, Completed, dan Cancelled, tanpa otomatisasi resi. Kalau kamu ingin pembeli tahu resi, tulis di pesan Selesai sebagai instruksi manual atau kirim terpisah.

Sumber

Bagikan artikel ini

Siap otomatisasi WhatsApp bisnis Anda?

Mulai gratis, tanpa kartu kredit. Setup dalam 5 menit.

Coba Gratis Sekarang

Butuh bantuan?

Tim CS siap membantu via WhatsApp

Chat CS