tips28 Oktober 2026

Contoh Pesan WhatsApp untuk Checkout Shopify Ditinggalkan

Contoh pesan whatsapp keranjang ditinggalkan untuk toko Shopify: 5 versi siap pakai dengan variabel Kirimi, beda Perangkat vs WABA, dan hal yang dihindari.

Contoh pesan WhatsApp keranjang ditinggalkan yang efektif biasanya pendek, menyebut nama pembeli dan isi keranjangnya, lalu memberi satu tautan untuk melanjutkan. Di bawah ini ada lima contoh siap pakai untuk toko Shopify, lengkap dengan variabel yang bisa kamu tempel langsung ke Kirimi dan alasan di balik tiap gaya.

Ringkasnya: Pilih satu dari lima contoh, ganti nada sesuai tokomu, dan pastikan pembeli memang setuju dihubungi. Lewat Perangkat kamu bebas menulis teks, lewat WABA teksnya harus disetujui Meta sebagai template marketing.

Seperti apa pesan pengingat yang sopan dan efektif?

Pembeli yang meninggalkan checkout belum tentu menolak membeli. Sering kali ia hanya butuh dorongan kecil atau jawaban atas satu keraguan. Angka keranjang ditinggalkan dan waktu kirim yang pas dibahas di artikel abandoned checkout Shopify; di sini fokusnya pada isi pesan.

Lima prinsip yang dipakai semua contoh di bawah:

  • Sebut nama pembeli dan nama tokomu, supaya jelas siapa yang menulis.
  • Satu pesan, satu tujuan: kembali ke checkout lewat satu tautan.
  • Tulis apa yang ada di keranjang atau totalnya, agar pembeli ingat.
  • Beri jalan keluar. Pembeli boleh membalas kalau ada pertanyaan atau tidak jadi.
  • Jangan menekan. Tidak ada ancaman kehabisan stok kalau memang tidak benar.

Variabel apa yang bisa dipakai di pesan?

Variabel (placeholder) adalah kode dalam kurung kurawal ganda yang diganti Kirimi dengan data pembeli saat pesan dikirim. Untuk checkout ditinggalkan tersedia lima:

VariabelTerisi dengan
{{customer_name}}Nama pembeli
{{store_name}}Isian Nama toko di Kirimi. Kalau kosong, memakai domain tokomu tanpa www
{{total}}Total checkout
{{checkout_url}}Tautan untuk melanjutkan checkout (khusus checkout ditinggalkan)
{{items}}Barang di checkout

Apa saja contoh pesan keranjang ditinggalkan yang bisa dipakai?

Contoh memakai toko fiktif Toko Kaos Nusantara. Ganti sapaan dan emoji (kalau tokomu memakainya) sesuai gaya merek tokomu.

1. Singkat

Halo {{customer_name}}, checkout kamu di {{store_name}} belum selesai. Lanjutkan di sini: {{checkout_url}}

Cocok untuk toko dengan pembeli yang terbiasa chat singkat. Tidak ada yang perlu dibaca selain tautannya.

2. Hangat

Halo {{customer_name}}, ini dari {{store_name}}. Tadi kamu sempat mengisi checkout tapi belum sampai bayar. Kalau ada yang mau ditanyakan soal barang atau pengiriman, balas saja pesan ini ya. Kalau sudah siap, lanjutkan di {{checkout_url}}

Mengundang pembeli bertanya. Berguna kalau penyebab utama batalnya adalah ragu soal ongkir atau ukuran.

3. Formal

Selamat siang Bapak/Ibu {{customer_name}}. Kami dari {{store_name}} menginformasikan bahwa proses checkout Anda belum selesai. Anda dapat melanjutkannya melalui tautan berikut: {{checkout_url}}. Terima kasih.

Untuk produk bernilai tinggi atau pembeli korporat. Nadanya kaku, tapi sopan dan jelas.

4. Menyebut barang dan total

Halo {{customer_name}}, di checkout {{store_name}} kamu masih ada: {{items}}. Totalnya {{total}}. Lanjutkan pembayaran di {{checkout_url}}

Mengingatkan isi keranjang tanpa banyak kata. Pembeli yang sibuk langsung ingat apa yang ia pilih.

5. Tanpa diskon dan tanpa dorongan

Halo {{customer_name}}, kami lihat checkout kamu di {{store_name}} belum selesai. Tidak ada yang terburu-buru. Tautan ini tetap bisa dipakai kapan saja kamu siap: {{checkout_url}}

Cocok kalau tokomu tidak memberi diskon dan tidak mau terkesan menekan. Hindari kalimat "segera sebelum kehabisan" kecuali stok memang tinggal sedikit. Soal tautan "bisa dipakai kapan saja": sebelum menuliskannya, cek di toko sendiri bahwa tautan pemulihan memang masih terbuka, karena checkout ditinggalkan di Shopify dihapus otomatis setelah tiga bulan.

Apa bedanya Perangkat dan WABA untuk pesan ini?

Dengan Perangkat (nomor WhatsApp yang dihubungkan lewat QR) pesan berupa teks bebas, jadi kelima contoh di atas bisa dipakai apa adanya. Dengan WABA pesan harus memakai template marketing yang disetujui Meta. Aturan membuat template dibahas di artikel template message WABA. Per Oktober 2026, header media, header berisi variabel, dan tombol tautan berparameter belum didukung di integrasi Kirimi, jadi taruh tautan pemulihan di teks isi.

Apa yang sebaiknya tidak ditulis?

  • Stok palsu seperti "tinggal 1 lagi" padahal tidak benar. Pembeli yang sadar akan kehilangan kepercayaan padamu.
  • Nada menekan atau menyalahkan: "kenapa belum bayar?"
  • Tiga pesan berturut-turut dalam sehari. Satu pengingat sudah cukup untuk memulai.
  • Mengirim ke orang yang tidak pernah setuju dihubungi. Kebijakan WhatsApp Business menyatakan kamu hanya boleh menghubungi orang yang sudah memberi izin menerima pesan darimu, dan kamu wajib menghormati permintaan berhenti atau blokir.

Cara kerja persetujuan pemasaran di Shopify dibahas di artikel izin pemasaran Shopify. Kalau ragu memilih email atau WhatsApp, lihat perbandingan email dan WhatsApp untuk pengingat checkout.

Bagaimana memakai dan menguji contoh ini di Kirimi?

Setelah toko tersambung ke Kirimi, buka Integrasi, pilih Shopify, lalu masuk ke pengaturan Keranjang ditinggalkan. Pilih Pengirim pesan, tempel salah satu contoh, atur jeda (15 sampai 1440 menit), dan isi Nama toko supaya {{store_name}} tidak berubah menjadi domain. Untuk menguji, isi checkout sungguhan di tokomu dengan nomormu sendiri lalu tinggalkan, karena data uji Shopify tidak mengirim WhatsApp. Cek hasilnya di Riwayat pengingat.

Integrasi Shopify tersedia di semua paket berbayar Kirimi (Lite, Basic, Pro), mulai Rp29.000 per bulan per Oktober 2026. Daftar di dash.kirimi.id lalu ikuti panduan integrasi Shopify (ada video 2 menit).

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan pesan pengingat checkout sebaiknya dikirim?

Di Kirimi, jeda pengingat checkout ditinggalkan bisa diatur 15 sampai 1440 menit. Pilih jeda yang cukup bagi pembeli untuk menyelesaikan sendiri, lalu sesuaikan dari riwayat pengingat tokomu. Pembahasan lengkap ada di artikel tentang abandoned checkout Shopify.

Apakah boleh mengirim WhatsApp ke pembeli yang meninggalkan checkout?

Kebijakan WhatsApp Business mensyaratkan penerima sudah memberi izin untuk dihubungi dan kamu wajib menghormati permintaan berhenti. Di Kirimi ada opsi Hanya kirim ke pembeli yang setuju yang memakai persetujuan pemasaran di checkout Shopify.

Apa beda mengirim lewat Perangkat dan WABA untuk pesan ini?

Lewat Perangkat (nomor WhatsApp yang terhubung) kamu bisa menulis teks bebas. Lewat WABA, pesan harus memakai template yang disetujui Meta, dan pengingat checkout termasuk kategori marketing.

Variabel apa saja yang bisa dipakai di pesan checkout ditinggalkan?

{{customer_name}}, {{store_name}}, {{total}}, {{checkout_url}} dan {{items}}. Variabel {{checkout_url}} hanya tersedia untuk pengingat checkout ditinggalkan, tidak untuk pengingat pesanan.

Apakah pesan tetap terkirim kalau pembeli sudah menyelesaikan checkout?

Tidak. Di Kirimi, pengingat otomatis dibatalkan kalau pembeli menyelesaikan checkout, membayar, atau pesanannya dibatalkan.

Sumber

Bagikan artikel ini

Siap otomatisasi WhatsApp bisnis Anda?

Mulai gratis, tanpa kartu kredit. Setup dalam 5 menit.

Coba Gratis Sekarang

Butuh bantuan?

Tim CS siap membantu via WhatsApp

Chat CS