Transfer bank manual di WooCommerce dijalankan lewat metode Direct Bank Transfer (BACS): pembeli memilih metode itu saat checkout, kamu menampilkan nomor rekening, lalu kamu sendiri yang mencocokkan transfer dengan mutasi dan mengubah status order ke Processing. Alurnya cukup untuk toko kecil yang belum memakai payment gateway, asalkan kamu punya kebiasaan cek mutasi yang jelas.
Ringkasnya: Aktifkan Direct Bank Transfer di WooCommerce > Settings > Payments, isi rekening dan instruksi, lalu tangani tiap order On hold dengan tiga langkah: cek mutasi, cocokkan nominal dan nama, ubah ke Processing. Order yang tidak dibayar kamu batalkan sendiri, karena WooCommerce tidak membatalkan On hold secara otomatis.
Contoh di artikel ini memakai toko fiktif "Toko Kaos Nusantara" yang menerima transfer ke satu rekening bank.
Bagaimana cara mengaktifkan transfer bank manual di WooCommerce?
BACS adalah nama teknis metode transfer langsung ke rekening toko, dan sudah tersedia di WooCommerce tanpa plugin tambahan. Menurut dokumentasi WooCommerce jalurnya begini:
- Buka WooCommerce > Settings > Payments, cari bagian Take offline payments.
- Klik Enable pada Direct Bank Transfer, lalu Manage untuk membuka pengaturannya.
- Isi Title (nama metode di checkout, misalnya "Transfer Bank BCA") dan Description.
- Isi Instructions dengan cara bayar, misalnya batas waktu transfer dan nomor WhatsApp untuk konfirmasi.
- Di Account details, klik Add account lalu isi nama rekening, nomor rekening, dan nama bank.
Menurut dokumentasi yang sama, detail rekening tampil di halaman Order Received dan di email order yang dikirim ke pembeli. Isi hanya kolom akun yang relevan untuk rekening lokalmu.
Apa arti status On hold untuk order transfer bank?
On hold berarti order menunggu konfirmasi pembayaran darimu: stok sudah dikurangi, dan setting Hold stock (minutes) hanya berlaku untuk Pending payment, jadi order transfer yang tak dibayar tidak hilang sendiri. Penjelasan tiap status dan mana yang memicu notifikasi ada di artikel status pesanan WooCommerce.
Bagaimana alur konfirmasi pembayaran transfer dari order sampai Processing?
WooCommerce tidak bisa membaca mutasi bank, jadi konfirmasi sepenuhnya manual. Alur harian untuk Toko Kaos Nusantara:
- Buka WooCommerce > Orders dan filter status On hold. Catat nomor order, nominal total, dan nama pembeli.
- Buka aplikasi atau internet banking, lalu cari mutasi masuk yang nominalnya sama persis dengan total order.
- Cocokkan nama pengirim dan berita transfer dengan nama pembeli atau nomor order. Kalau ragu, minta bukti transfer lewat WhatsApp dan bandingkan jam serta nominalnya dengan mutasi. Screenshot saja belum bukti uang masuk.
- Kalau cocok, buka order, pilih Processing di dropdown Status pada panel Order details, lalu klik Update di panel Order actions.
- Tambahkan catatan di panel Order notes, misalnya "Transfer BCA 12 Okt 10.42 sudah masuk". Pilih Private note supaya tidak terkirim ke pembeli.
Setelah Processing, order dianggap sudah dibayar dan tinggal dikemas. Mengubah ke Completed baru dilakukan setelah barang dikirim. Menurut dokumentasi WooCommerce, beberapa perubahan status bisa memicu email ke pembeli, tetapi halaman itu tidak merinci status mana saja, jadi uji dengan order percobaan.
Bagaimana memudahkan pencocokan transfer dengan order?
Pencocokan jadi lambat ketika dua pembeli mentransfer nominal yang sama. Beberapa kebiasaan kecil yang tidak butuh plugin:
- Tulis di Instructions: "Isi berita transfer dengan nomor order, misalnya #1042".
- Cantumkan nama pemilik rekening persis seperti di buku tabungan, supaya pembeli tidak ragu saat bank menampilkan nama penerima.
- Beri batas waktu transfer di Instructions, misalnya 24 jam, agar kamu punya dasar untuk membatalkan nanti.
- Minta pembeli mengirim bukti transfer ke satu nomor WhatsApp saja, jangan tersebar di beberapa kanal.
Sebagian toko menambahkan kode unik tiga digit ke total supaya nominal tiap order berbeda. BACS bawaan tidak menyediakannya, jadi itu butuh plugin atau kustomisasi dari pihak lain. Evaluasi dulu sebelum memasang, dan jangan memasangnya hanya karena kamu belum punya kebiasaan cek mutasi yang rapi.
Apa yang dilakukan dengan order transfer yang tidak pernah dibayar?
Karena Hold stock tidak menyentuh On hold, kamu yang memutuskan kapan menyerah. Cara sederhananya:
- Tentukan batas, misalnya 2 hari kerja sejak order dibuat.
- Sebelum batas, kirim pesan ke pembeli untuk menanyakan apakah masih berminat.
- Kalau tidak ada balasan, buka order, ubah Status menjadi Cancelled, klik Update. Stok barang di order itu kembali ke inventori jika pengelolaan stok aktif.
Jangan membatalkan sebelum menghubungi pembeli. Ada pembeli yang sudah transfer tetapi lupa memberi kabar, dan mutasi bank kadang telat muncul di akhir pekan.
Di mana pengingat WhatsApp membantu alur ini?
Pengingat WhatsApp hanya mengurangi chat manual mengejar pembeli; Kirimi tidak mengecek mutasi dan tidak mengubah atau membatalkan order, jadi langkah-langkah di atas tetap tugasmu. Cara kerja dan waktu kirimnya dibahas di panduan pengingat pembayaran transfer bank WooCommerce.
Mulai dari mana?
Kalau kamu sudah menerima transfer manual dan ingin pengingat otomatis, daftar di Kirimi, lalu ikuti panduan integrasi WooCommerce. Kalau belum, alur manual di atas sudah bisa dijalankan sendiri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah transfer bank manual WooCommerce otomatis berstatus On hold?
Menurut dokumentasi WooCommerce, order yang dibayar dengan Direct Bank Transfer (BACS) diset ke On hold, karena pemilik toko harus memastikan uang masuk dulu. Dalam praktiknya status bisa berbeda, misalnya Pending payment jika checkout pembeli tidak selesai, jadi cek status di WooCommerce > Orders sebelum menyimpulkan.
Bagaimana cara mengubah order transfer bank dari On hold ke Processing?
Buka WooCommerce > Orders, klik order yang uangnya sudah masuk, pilih Processing di dropdown Status pada panel Order details, lalu klik Update di panel Order actions. Lakukan itu hanya setelah kamu mencocokkan nominal dan nama pengirim dengan mutasi rekening.
Apakah WooCommerce bisa mengecek mutasi rekening sendiri?
Tidak. BACS bawaan WooCommerce hanya menampilkan nomor rekening dan membuat order berstatus On hold. WooCommerce tidak membaca mutasi bank, jadi pencocokan dilakukan manual atau lewat layanan atau plugin pihak ketiga yang perlu kamu evaluasi sendiri.
Apakah stok berkurang saat order masih On hold?
Ya. Dokumentasi WooCommerce menyebut pada status On hold stok sudah dikurangi, hanya saja kamu perlu mengonfirmasi pembayaran. Setting Hold stock (minutes) hanya berlaku untuk order Pending payment, bukan On hold.
Bagaimana membatalkan order transfer yang tidak pernah dibayar?
Buka order tersebut, ubah Status menjadi Cancelled, lalu klik Update. Jika pengelolaan stok aktif, stok barang di order itu kembali ke inventori. Sebelum membatalkan, hubungi pembeli dulu agar kamu tidak membatalkan order yang sebenarnya sudah ditransfer.
Apakah Kirimi bisa memastikan pembeli sudah transfer?
Tidak. Kirimi hanya mengirim pengingat WhatsApp untuk order WooCommerce berstatus Pending payment atau On hold, dan pengingat berhenti ketika order berubah menjadi dibayar, dibatalkan, gagal, di-refund, atau dihapus. Kirimi tidak membaca mutasi bank dan tidak mengubah atau membatalkan order.
